
Sabtu kemarin keluarga adik ipar mengajak jalan-jalan ke pantai Pelabuhanratu. Karena kita belum ada rencana lainnya, akhirnya kita setuju untuk ikut.
Rencana awalnya mau tiga keluarga dengan adik ipar satu lagi. Tetapi mereka sudah ada rencana lainnya, sehingga tak bisa bergabung. Jadi berangkatlah kita dua keluarga ke pantai Pelabuhanratu di Kabupaten Sukabumi.
Perjalanan Menuju Pelabuhanratu
Kita berangkat setelah dzuhur setelah sebelumnya packing mendadak dulu. Tapi memang tak banyak yang kita bawa, hanya baju ganti saja, karena rencananya kita akan menginap di sana.
Perjalanan dari rumah sampai ke Pelabuhanratu relatif lancar dengan lama perjalanan sekitar 2 jam saja. Alhamdulillah cuaca pun mendukung dengan sangat cerahnya.
Memutuskan untuk ke Pantai Citepus
Biasanya adik ipar itu paling suka ke Pantai Batu Bintang, tetapi kali ini kita tidak ke sana, ini karena di Pantai Batu Bintang ini masih minim fasilitas penginapan, sedangkan kita berencana untuk liburan dua hari di sana. Jadinya kita memutuskan untuk ke Pantai Citepus yang penginapan di sana tersedia cukup banyak.
Ini sih enaknya kalau jalan-jalan ke Pelabuhanratu, pilihan pantainya banyak dan bagus-bagus. Jadi kita tak akan kehabisan ide untuk menjelajah dari satu pantai ke pantai lainnya.
Selain Pantai Citepus dan Pantai Bulan Bintang, ada beberapa alternatif pantai di Pelabuhanratu yang bagus lainnya untuk dikunjungi seperti Pantai Gopalo yang bisa menjadi pilihan jika kita mau menikmati pantai dengan vibe yang lebih sunyi dan deburan ombak yang tak terlalu tinggi.
Mencari Penginapan di Citepus
Karena ini akhir pekan, ternyata mencari penginapan tak semudah yang kita bayangkan, baik secara online maupun offline. Rata-rata penginapan sudah penuh.
Tapi kita tak menyerah dong, sampai akhirnya alhamdulillah menemukan penginapan yang cukup nyaman untuk kita pesan di daerah Citepus. Di penginapan, kita memilih kamar dengan ekstra bed karena bawa bocil 😊, kalau yang kamar adik ipar sih tanpa ekstra bed karena anaknya masih di bawah 2 tahun.
Untuk fasilitas penginapan cukup standar dengan tersedianya beberapa fasilitas seperti smart tv, air mineral, lemari dan kamar mandi yang dilengkapi perlengkapannya seperti sabun dan tak lupa handuknya. So far cukup nyaman.
Kita sampai di penginapan sore hari. Setelah mengurus administrasi untuk check in, kita istirahat dulu sejenak, melaksanakan salat ashar, baru setelah itu siap-siap ke pantai untuk menikmati suasana sore hari.
Menikmati Keindahan Pantai Citepus
Sekitar jam 5 sore kita keluar dari penginapan menuju pantai Citepus. Lokasinya tak jauh, hanya tinggal menyeberang jalan saja.
Anak-anak langsung tertarik untuk bermain pasir, tapi kita larang untuk mendekat ke bibir pantai karena terlihat ada beberapa orang lalu lalang yang sedang menggunakan ATV dan juga berkuda, takutnya tersenggol. Alhamdulillah anak-anak nurut dan asyik bermain pasir saja.
Beberapa penjaja makanan berlalu lalang menawarkan dagangannya. Ini membantu banget sih buat camilan. Jadi kita tak perlu mencari warung kalau mau jajan, tinggal beli ke pedagang di sekitar pantai saja.
Sore hari duduk di pasir Pantai Citepus terasa syahdu sekali. Walau matahari terbenam waktu itu tak nampak, tapi tak mengurangi keindahan pantai ini menjelang waktu maghrib datang. Rasanya damai merasakan hembusan angin di pantai yang dikelilingi oleh pegunungan dan deburan ombak yang tak terlalu besar.
Ketika suara adzan maghrib terdengar kita memutuskan untuk pulang ke penginapan. Membersihkan dari, salat maghrib dan siap-siap makan malam.
Malamnya kita hanya bersantai di penginapan sambil ngobrol santai dan nonton tv saja. Momen-momen berharga, menikmati kumpul dengan anak-anak di akhir pekan.
Baru paginya setelah salat subuh anak-anak meminta main lagi ke pantai. Yuk lah kita berangkat lagi.
Pagi hari masih terasa lenggang di pantai, jadi anak-anak langsung dengan semangat bermain air. Udaranya pun terasa sangat segar dan angin berhembus terasa dingin, tapi tak sampai terasa menusuk tulang.
Rasa dingin khas pagi hari tak berlangsung lama, karena sinar matahari mulai tampak dari sebelah timur. Rasanya keindahan Pantai Citepus makin terasa dengan terbitnya matahari ini.
Penjaja makanan pun datang silih berganti. Ada yang menawarkan nasi uduk, gorengan, bahkan cilok pun ada. Kita pilih gorengan saja untuk mengganjal perut sebelum nanti sarapan beneran.
Semangat anak-anak luar biasa. Berjam-jam main di pantai tak membuat mereka bosan. Beruntung ombak di pantai ini tak besar, jadi anak-anak aman lah sambil tetap kita awasi ketika bermain air.
Ketika matahari semakin naik, akhirnya kita kembali ke penginapan. Lapar 😄
Di penginapan kita sarapan setela membersihkan diri, walau sebenarnya lebih kita having brunch sih, karena sudah agak siang juga. Anak-anak mau ke pantai lagi setelahnya? Sepertinya tidak. Alhamdulillah mereka tampaknya sudah puas bermain pasir dan air di pantai.
Lokasi Pantai Citepus
Ada beberapa alternatif pantai di Pelabuhanratu yang bagus untuk kita kunjungi, tak terkecuali Pantai Citepus. Untuk teman-teman yang tertarik untuk berwisata ke Pantai Citepus Pelabuhanratu, lokasinya ada di:
Jalan Raya Cisolok - Pelabuhanratu, Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi 43364
Pantai Citepus ini ada di jalur utama jalan Pelabuhanratu. Pantai secara umum terbuka 24 jam. Kalau bawa kendaraan ke pantai biasanya dikenai tarif parkir Rp. 2000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil.
Oleh-oleh Khas Pelabuhanratu
Kita check out sekitar jam 11 siang dari penginapan. Awalnya mau berpindah ke Pantai Batu Bintang, tapi sepertinya kita sudah lumayan puas menikmati pantai di Citepus, jadinya pulang saja langsung. Tapi tak lupa kita mampir dulu ke pasar ikan Pelabuhanratu untuk mencari oleh-oleh.
Di pasar ikan banyak para nelayan yang menawarkan berbagai jenis ikan. Rata-rata mereka menawarkan Rp. 100.000 untuk satu jenis paket ikan. Sebenarnya kita tertarik dengan cumi besar, tapi agak bingung untuk bawanya, bau amisnya itu cukup terasa di hidung dan terbayang lah 2 jam perjalanan ke Sukabumi dengan aroma itu di mobil.
Akhirnya beli ikan basah kita urungkan dan mencari yang lebih aman untuk dibawa perjalanan jauh. Dan, keputusannya kita beli bakso ikan saja.
Cukup banyak penjual bakso ikan di pasar ikan Pelabuhanratu. Harganya pun beragam. Ketika ditanya kenapa harganya berbeda-beda, kata penjualnya itu tergantung dari jenis ikan yang digunakan dalam bakso dan juga persentase campurannya, apakah lebih banyak ikannya, atau lebih banyak tepungnya. Jadi bisa menyesuaikan dengan budget, ya.







Posting Komentar