Seedbacklink
BloggerHub

Mengenal 5 Perbedaan Hiking dan Trekking

hiking pramuka

Di akhir Januari kemarin diajak teman-teman dari gerakan pramuka di sekolah untuk hiking ke Situ Gunung di Kadudampit, Sukabumi dalam rangka pelantikan Penegak Bantara. Panitia  Di grup WA sekolah memperlihatkan rangkaian dan teknis acara ke Situ Gunung. 

Di Narasi yang diumumkan di grup WA sekolah tersebut awalnya di sebutkan trekking ke Situ Gunung. Tapi pas lihat run down acara di pelantikan pramuka ini menurut saya sendiri sepertinya lebih ke hiking sih, bukan trekking.

Memang ada perbedaan hiking dan trekking? Ada dong! Teman-teman yang hobi wisata alam pasti sudah paham perbedaan keduanya. Untuk yang belum tahu perbedaan hiking dan tekking, yuk kita bahas.

Pengertian Hiking dan Trekking

Sebelum membahas perbedaan antara hiking dan trekking, mari kita bahas dulu definisi dari keduanya agar bisa lebih paham lagi.

Hiking bisa dimaknai sebagai aktivitas jalan kaki melalui jalur yang sudah tersedia yang biasanya melewati pedesaan, semak-semak, sampai pegunungan. Sedangkan trekking adalah kegiatan jalan kaki untuk menjelajah alam melalui jalur yang belum atau jarang orang lewati seperti hutan, sungai dan daerah terpencil.

Dari definisi keduanya kita bisa menyimpulkan ada persamaan dan ada perbedaan antara hiking dan trekking. Persamaan keduanya adalah merupakan aktivitas menjelajah alam dengan jalan kaki. Perbedaan kentara nya adalah dalam hal jalur yang dilewati.

Selain perbedaan masalah jalur antara hiking dan trekking, ada faktor-faktor lainnya yang membedakan. Faktor tersebut antara lain jarak, persiapan, tujuan, dan perlengkapan yang harus dibawa.

Perbedaan Hiking dan Trekking

Perbedaan Hiking dan Trekking

Hiking dan trekking bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan untuk mengisi akhir pekan atau di waktu-waktu senggang lainnya. Dua kegiatan ini sangat banyak manfaatnya selain untuk menikmati indahnya pemandangan juga dapat menjadi ikhtiar agar badan kita lebih sehat.

Persamaan dari hiking dan trekking adalah aktivitas pendakiannya. Tapi walau sama-sama mendaki, jelas keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Apa saja perbedaan hiking dan trekking ini? Kita bahas satu persatu, ya mulai dari jarak, jalur, persiapan, tujuan, dan perlengkapan keduanya. Let's check these out!

1. Jarak

Hiking pada umumnya adalah perjalanan dengan jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan trekking. dari perbedaan jarak ini otomatis akan berbeda juga durasi antara hiking dan trekking.

Hiking biasa dilakukan satu hari bahkan setengah hari saja, sedangkan trekking bisa dilakukan berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Karena lamanya durasi trekking ini maka perlu untuk menginap dengan kemping atau di shelter.

2. Jalur

Dari definisi yang sudah kita bahas di atas jelas sudah perbedaan utama dari hiking dan trekking adalah masalah jalur. Jalur hiking dianggap lebih aman dibandingkan jalur trekking yang lebih menantang.

Pada umumnya hiking menggunakan jalur yang sudah umum dan biasa dilewati orang seperti pedesaan, semak belukar sampai pegunungan. Karena jalurnya biasa dilewati maka jalan untuk hiking biasanya bersih dn mudah diakses sehingga memudahkan kita melintasinya.

Jalur trekking jelas lebih menantang karena biasa menggunakan jalan antimainstream yang kasar dan terpencil seperti pegunungan atau hutan belantara yang jarang dilewati orang.

3. Persiapan Fisik

Karena hiking hanya sehari atau setengah hari dibandingkan dengan trekking yang berhari-hari, maka persiapan fisik keduanya jelas berbeda. Trekking jelas membutuhkan badan yang harus super fit dan berstamina tinggi untuk melewati medan yang sulit dengan durasi yang tidak sebentar.

Namun bukan karena hiking perjalanannya lebih singkat sehingga tidak membutuhkan persiapan fisik, tidak demikian. Ketika akan hiking pun badan harus dalam kondisi yang prima dan jangan lupa untuk pemanasan terlebih dahulu sebelum berangkat untuk meminimalisasi cedera otot selama di perjalanan.

4. Tujuan

Perbedaan selanjutnya antara hiking dan trekking adalah dalam masalah tujuannya. Jika hiking bertujuan untuk rekreasi, rileksasi, dan menikmati suasana dan pemandangan alam, maka trekking lebih jauh lagi. Trekking memiliki tujuan lain yaitu untuk berpetualang dan menjelajah tempat-tempat terpencil yang mungkin orang belum tahu.

Tujuan umum keduanya adalah untuk wisata alam. Untuk penyuka suasana alam jelas hiking adalah jalan ninja untuk healing menjernihkan pikiran dengan konsep kembali ke alam. Trekking lebih dalam lagi karena biasanya perjalanan yang menantang ini bagi penikmatnya berhubungan juga dengan nilai spiritual dan atau bahkan nilai-nilai moral.

5. Perlengkapan

Untuk melakukan hiking jangan lupa untuk membawa perlengkapan seperlunya dengan estimasi perjalanan satu hari. Berbeda dengan trekking yang perjalanannya berhari-hari, maka perlengkapan yang dibawa harus lebih komplit.

Contoh perlengkapan untuk hiking cukup daypack dan logistik ringan saja. Jangan lupa untuk membawa air minum, makanan berat dan camilan seperlunya.

Untuk trekking contoh peralatan yang harus dibawa misalnya tas kapasitas 60 liter yang dapat diisi dengan makanan, tenda, sleeping bag, peralatan masak, obat-obatan, dan baju ganti. 

So, Teman-teman Tim Hiking atau Trekking?

trekking pole

Anyway, baik hiking dan trekking keduanya jelas memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan fisik dan mental kita. Bahkan membaca informasi dari halodoc tentang hasil studi dari Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa rutin berjalan kaki setiap hari minimal 1 jam setiap harinya akan mengurangi dari risiko terkena stroke.

Then, untuk teman-teman yang menyukai wisata alam, setelah paham perbedaan hiking dan trekking, kalau harus memilih di antara keduanya, pilih yang mana? Kalau saya sendiri yang masih amatir, lebih memilih hiking karena kalau trekking sepertinya persiapannya memang harus lebih well prepared dalam segala hal, ya, dibandingkan hiking. 

Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke laman lisenzia.com. Semoga bermanfaat, ya