Seedbacklink
BloggerHub

Rihlah Santri ke Jatinanor National Park Sumedang

Jatinanor National Park Sumedang

Setiap awal tahun pelajaran di pesantren tempat si sulung menimba ilmu selalu di adakan rihlah atau jalan-jalan ke tempat wisata. Tahun kemarin rihlah nya ke Trans Studio Cibubur. Kalau tahun ini destinasi wisata yang dituju adalah Jatinangor National Park di Sumedang.

Dari bulan Juli di grup WA orang tua santri sudah diinformasikan kalau akan ada program rihlah yang akan dilaksanakan pada awal bulan Agustus. Setiap santri membayar iuran 150K untuk semua akomodasi ke Jatinangor National Park. Biaya tersebut sudah meliputi bus, makan siang dan tentu saja tiket masuk ke tempat wisata.

Tujuan diadakannya acara rihlah ini untuk menguatkan bonding antar santri, apalagi mereka baru kedatangan para santri baru di tahun ajaran baru. Jadi momennya memang pas, setelah Mata Muda (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) di bulan Juli, lanjut acara jalan-jalan bersama di awal Agustus.

Selain para santri dan guru, para orang tua santri pun diperkenankan jika akan ikut program ini. Dari panitia menginformasikan ada 30 kursi bus tersisa. Tapi setelah berdiskusi, saya dan istri memutuskan untuk tidak ikut, biarkan si sulung lebih bebas di usia remajanya dalam berinteraksi dengan sesama santri dan dipandu dengan para gurunya. Rekan-rekan orang tua yang lain pun ternyata sama, jadinya hampir tak ada yang ikut.

Yang rata-rata ikut adalah orang tua dari santri baru. Ini karena momen jalan-jalan ke Jatinangor ini bertepatan dengan 40 hari pertama santri baru di pesantren, jadinya jadi waktu penjengukkan perdana plus sembari jalan-jalan ke luar kota.

Alhamdulillah ikut senang juga melihat dokumentasi pertemuan dan perjalanan mereka. Memang di 40 hari pertama saat anak di pesantren itu rasanya masih campur aduk, antara belajar ikhlas, tapi kadang rasa rindu tak tertahan pada buah hati yang sedang belajar mandiri di pondok pesantren. Makanya pertemuan pertama setelah anak masuk pesantren itu rasanya memang bahagia sekali.

Perjalanan ke Jatinangor National Park Sumedang

Alamat Jatinangor National Park Sumedang

Di jadwal dan itinerary yang diinformasikan kepada para orang tua santri tertera waktu keberangkatan di jam 3 pagi. Sangat pagi sekali karena memang perjalanan dari Sukabumi ke Sumedang membutuhkan waktu yang tak sebentar dan melewati beberapa kota pula.

Untuk salat subuh dilaksanakan di daerah Cianjur. Jadi rombongan menepi sejenak dulu untuk tak meninggalkan kewajiban salat subuh berjamaah di salah satu masjid di Kota Tauco ini. Baru setelahnya perjalanan dilanjutkan menuju lokasi wisata.

Rombongan rihlah santri sampai di Jatinangor National Park lebih kurang jam 9 pagi. Mereka tak langsung masuk, tetapi istirahat sejenak untuk meluruskan kaki setelah perjalanan berjam-jam dari Sukabumi.

Lebih Dekat dengan Jatinangor National Park Sumedang

harga tiket masuk jatinangor national park

Jatinangor National Park oleh sebagian masyarakat dikenal juga dengan nama Jans Park. Lokasinya ada di Kabupaten Sumedang. Untuk alamat lengkapnya ada di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor.

Jans Park belum terlalu lama dibuka untuk umum, baru di tahun 2022, tepatnya di bulan November. Jans Park ini mengusung tema negeri dongeng dengan warna-warni mencolok pada bangunan yang menyerupai kastil gaya Eropa dan Rusia di area wisatanya, sehingga cocok juga untuk dijadikan destinasi wisata keluarga.

Jans Park dikenal juga dengan destinasi wisata flora, karena di tempat wisata yang mempunyai latar Gunung Manglayang ini pengelolanya mendesain dengan beragam jenis tanaman dan bunga-bunga yang menghampar dengan indahnya. Bayangkan lahan seluas 7,5 hektare dihiasi bunga warna-warni dan beragam bangunan menyerupai kastil seperti di negeri barat. Indahnya.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Jans Park

Jatinangor National Park buka setiap hari untuk umum. Waktu bukanya mulai dari jam 8 pagi. Di hari-hari biasa tutupnya di jam 5 sore, sedangkan di akhir pekan sampai jam 6 sore.

Untu harga tiket masuknya 30K di hari biasa dan 40K di akhir pekan. Masih cukup terjangkau, ya.

Fasilitas-fasilitas di Jans Park

Selain pemandangan indah dari beragam bangunan kastil dan tanaman serta bunga-bunga yang bisa kita lihat menghampar di sekitar Jans Park, ada banyak fasilitas lainnya yang juga bisa kita nikmati selama berada di kawasan Jans Park ini.

Beberapa diantaranya seperti:

  • beragam wahana permainan seperti bom-bom car, rainbow slide,  ontang-anting, kincir ria, bianglala, dan komidi putar
  • mini zoo yang bisa jadi wahana edukasi untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia fauna
  • spot foto instagramable dengan latar kastil dan bunga-bunga

Singgah di Masjid Raya Al-Jabbar Bandung sebelum Pulang

Masjid Raya Al-Jabbar Bandung

Setelah puas menjelajah area wisata Jatinangor National Park rombongan para santri melanjutkan perjalanan ke Masjid Raya Al-Jabbar di Bandung sebelum meneruskan perjalanan pulang ke Sukabumi. Tak hanya sekedar singgah dan mengagumi kemegahan masjidnya saja, tetapi tentu saja untuk melaksanakan salat wajib berjamaah. Jadinya pulang ke Sukabumi dalam kondisi tenang tanpa meninggalkan kewajiban salat fardhu.

Masjid Raya Al-Jabbar ini berlokasi di Cimincrang, Gedebage. Oleh karenanya oleh sebagian masyarakat sering juga disebut sebagai Masjid Terapung Gedebage. Kemudian disebut masjid terapung karena memang lokasi masjid ini dibangun di atas danau.

Masjid Raya Al-Jabbar didesain oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Desainnya condong pada arsitektur Utsmaniyah dengan sentuhan modern.

Setelah salat dan berkeliling melihat kemegahan Masjid Raya Al-Jabbar rombongan para santri bersiap kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Sukabumi.

Di grup WA orang tua santri kita diinformasikan kepulangan sekitar jam 9 malam dengan lancar dan selamat. Alhamdulillah, ikut bahagia melihat kiriman dokumentasi dari para guru selama kegiatan rihlah ini dan melihat wajah-wajah anak santri yang bahagia, termasuk si sulung didalamnya.

Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke laman lisenzia.com. Semoga bermanfaat.