Saat melaksanakan perjalanan umroh setelah Idulfitri beberapa waktu lalu, travel yang saya dan ibu ikuti menggunakan Qatar Airways. Pada umumnya kita akan transit terlebih dahulu di Doha jika menggunakan Qatar Airways sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jeddah dan waktu transitnya sendiri berbeda-beda, mulai dari hanya beberapa jam saja atau sampai beberapa hari.
Kalau dilihat dari sisi pengalaman terbang ke Doha dengan Qatar Airways ini nyaman sekali sih. Kapalnya besar, bersih, pelayanan ramah, tempat duduk di kelas ekonomi saja sangat nyaman dengan legroom yang lega, in-flight entertainment, amenities lengkap, makanan enak dan melimpah, lavatory cukup luas, plus wifi pesawat yang super kencang.
Kemudian jadwal transit kita ternyata bukan yang hanya beberapa jam menunggu di bandara saja, tetapi kami sehari semalam di Qatar sebelum besoknya ke Arab Saudi. Jadi hitungannya stopover, ya.
Untuk stopover selama di Qatar kita dipilihkan Gloria Hotel and Suites. Sebuah hotel bintang 4 yang tak jauh dari Bandara Internasional Hamad dan juga dengan dengan salah satu destinasi wisata kebanggaan Doha, Souq Waqif.
Alamat Gloria Hotel and Suites Doha ada di:
Safilia Street (Al Safliya Street), Building 87, Old Salata, Doha, Qatar
Tak hanya menikmati istirahat nyaman di Gloria Hotel and Suites, kami pun ditawari jalan-jalan sore oleh pihak hotel menggunakan shuttel bus mereka untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata sekitar Doha. Tapi ini tak gratis, ya. Kalau tidak salah bayarnya $25 atau sekitar Rp. 350.000. Untuk tulisan tentang setengah hari jelajah wisata Doha, Qatar bisa teman-teman baca di artikel sebelumnya.
Kenyamanan Istirahat di Gloria Hotel and Suites Doha
Setelah penerbangan lebih kurang 8 jam dari Jakarta menuju Doha, kita mendarat di Bandara Internasional Hamad yang megah. Di Bandara, kita disambut hangat sekaligus dijemput petugas dari Gloria Hotel and Suites dan mempersilakan kita untuk menaiki shuttle bus yang telah mereka siapkan.
Jarak dari Bandara Internasional Hamad ke Gloria Hotel and Suites ternyata tak jauh, hanya sekitar 5-8 menit saja kita sudah sampai di lobi hotel. Apalagi jalan di Doha memang selancar itu, no macet-macet, jadinya kaya baru duduk di shuttle, eh sudah sampai saja.
Lobi Hotel yang Nyaman walau tak Terlalu Luas
Di lobi hotel kita hanya duduk nyaman dan santai saja di sofa tamu, karena proses check ini dihandle oleh pihak dari travel. Proses check in nya sendiri alhamdulillah lancar dan tak lama kemudian kita menerima kunci kamar masing-masing.
Saat kita akan siap-siap ke ruang tidur, tampak jamaah umroh lainnya datang juga. Terbayang kalau berbarengan proses check in-nya, pasti agak crowded ruang lobi hotel ini, karena memang areanya tak terlalu luas.
Ruang Tidur dengan Fasilitas Cukup Lengkap
Selesai dengan urusan administrasi check ini, kita langsung menuju kamar masing-masing. Rasanya ingin segera merebahkan diri untuk beristirahat setelah penerbangan hampir setengah hari.
Saya sendiri mendapat kamar di lantai 4. Untuk fasilitas kamar yang didapatkan alhamdulillah cukup lengkap, mulai dari kasur king size dengan nuansa earth tone dan dilengkapi dengan headboard warna taupe, ada mini refrigerator, brankas, teko pemanas, air mineral lengkap dengan kopi, susu dan teh, di sampingnya ada smart tv, juga meja dan kursi kerjanya.
Untuk di kamar mandi juga aman dengan water heater yang berfungsi, aminitiesnya cukup lengkap, mulai dari sabun, shampo, pasta gigi dan sikatnya. Untuk handuknya bersih plus ada hairdryer juga.
Ruang Makan di Lantai 3
Untuk makan sistemnya buffet atau prasmanan. Fasilitas restorannya ada di lantai 3, jadi tinggal turun 1 lantai saja.
Tapi sayang, untuk makanannya hampir tak ada yang cocok di mulut, karena saya merasa ini seperti makanan India yang penuh dengan bumbu kari di setiap masakan yang dicicipi, sampai nasi biryani pun rasanya memiliki aroma kari yang cukup kuat.
Walaupun makanan di restoran melimpah, tetapi karena saat pertama makan kesannya kurang cocok dengan rasanya, akhirnya untuk makan malam pun rasanya tak semangat sekali untuk mencicipi makanan di sini, karena sudah terbayang aroma dan bumbunya yang kuat dan menyengat.
Penasaran dengan Kolam Renang dan Tempat Gym
Saat dari lobi dan akan naik ke kamar, sebenarnya tour guide memberi informasi dari resepsionis bahwa ada kolam renang di bagian rooftop dan juga tempat gym di hotel ini. Rasanya penasaran sekali ingin mencoba kedua fasilitas ini. Tapi niat itu tak terlaksana, karena rasanya tak tega meninggalkan ibu di kamar, takutnya beliau ada perlu apa-apa. Jadinya istirahat saja sambil menjaga ibu juga.
Kesan Menginap di Gloria Hotel and Suites Doha
Rasanya bersyukur sekali tahun ini Allah karuniakan untuk bisa melaksanakan perjalanan ibadah umroh plus mengunjungi Negeri Mutiara Teluk, Qatar, baik saat keberangkatan maupun kepulangan umroh. Sungguh ini perjalanan indah di luar rencana, walaupun sebelumnya dibumbui dengan drama pembatalan penerbangan oleh maskapai karena kondisi geopolitik Timur Tengah yang sedang memanas antara Iran dan Amerika waktu itu.
Tapi akhirnya kami dapat berangkat dengan aman plus menikmati segala fasilitas yang nyaman selama perjalanan umroh baik saat di Doha, Madinah, Thaif dan juga di Mekah, termasuk dengan hotel-hotel tempat kami istirahat. Walaupun saat di Gloria Hotel and Suites Doha saya sendiri merasa kurang cocok dengan makanan yang ada di sana, tetapi fasilitas kamar dan lain-lainnya tak mengecewakan sama sekali.
Salah satu momen terindah saat di Gloria Hotel and Suites Doha adalah saat mengabadikan waktu ibu melaksanakan ibadah salat. Rasanya bahagia sekali bisa mendampingi beliau sampai titik ini dalam kondisi yang sehat di usianya yang sudah tak muda lagi.
Untuk teman-teman yang sedang merencanakan traveling ke Doha, Gloria Hotel and Suites ini bisa menjadi salah satu rekomendasi hotel untuk istirahat, apalagi kalau teman-teman suka dengan masakan dan bumbu India, sepertinya akan cocok sekali. Tapi untuk harganya saya sendiri tak terlalu hapal. Kalau melihat di online travel agent harganya di kisaran 500-900 ribu, tergantung tipe hotel dan juga musim saat kita datang ke sana.
Mudah-mudahan suatu saat bisa kembali melaksanakan perjalanan ibadah haji atau umroh lagi, dan tak mengapa sama sekali jika harus transit dulu sampai stopover, karena kita bisa rehat sejenak sembari menikmati keindahan dan keunikan negeri-negeri yang kita singgahi seperti halnya Qatar yang begitu mempesona dengan modernitas yang yang tampak di setiap sudutnya tanpa meninggalkan budaya dan tradisi yang mereka miliki.








Posting Komentar