Jika teman-teman mencari rekomendasi restoran enak di Sukabumi, alternatif pilihannya banyak di sepanjang jalan Bhayangkara. Menurut saya pribadi jalan Bhayangkara itu punya vibe yang nyaman dan adem dengan banyak pohon rindang dan juga fasilitas yang lumayan lengkap untuk para traveler seperti ketersedian hotel di sepanjang jalan Bhayangkara dan banyak spot untuk wisata kuliner juga.
Beberapa waktu sebelumnya pernah mencoba Pangsit Lekoh di Jalan Bhayangkara nomor 36 dengan menu andalan ragam pangsit dengan paduan bumbu misdasem, singkatan dari Bahasa Sunda amis, lada, hasem, yang kalau di Bahasa Indonesia kan menjadi manis, pedas, dan asam. Nah, pekan kemarin kita mencoba restoran enak di Sukabumi lainnya di jalan Bhayangkara ini dan pilihan kita jatuh ke restoran Nuansa Rasa.
Menu Pilihan Kita di Restoran Nuansa Rasa
Kadang lucu juga kalau dipikir-pikir tentang sebuah rencana, karena yang mendadak terkadang terealisasi dibandingkan yang direncanakan secara matang-matang. Kok bisa ya?
Seperti akhir pekan kemarin Sang istri yang tetiba minta ditemani membeli beberapa kebutuhan ATK di sebuah toko langganan di Kota Sukabumi. Berangkatlah kita ke sana membeli beberapa kebutuhan ATK untuk sekolah dan pesantren yang keluarga kita kelola. Kemudian istri ingat perlu sendal, jadilah kita mampir ke toko sepatu dan sandal langganan juga yang tak jauh dari toko ATK dan akhirnya membeli sepasang sendal dan sepatu juga.
Selesai membeli sepatu dan sendal istri bilang kalau Film Pangku-nya Reza Rahadian kayanya masih tayang deh di bioskop. Ini kode pemirsa, hayu lah kita gaskeun langsung belok kanan ke Movieplex di Jalan Bhayangkara untuk menonton.
Filmnya keren memang. Reza Rahadian dengan film perdananya sebagai sutradara benar-benar tak mengecewakan. Cast-nya bertabur bintang besar sampai pemain yang numpang lewat doang pun tak main-main seperti Lukman Sardi, Djenar Maesa Ayu, dan Arswendy Bening Swara. Gong nya lagi, kemunculan Happy Salma yang cuma beberapa detik justru jadi puncak film ini.
Keluar dari bioskop mau ke mana lagi nih? Istri bilang lumayan lapar dan ingin mencari makanan yang hangat setelah tadi kedinginan dengan AC di dalam bioskop. Jadilah kita menelusuri jalan Bhayangkara dan memilih Nuansa Rasa untuk makan berdua di malam minggu itu.
Beberapa pilihan menu kita di Restoran Nuansa Rasa antara lain:
1. Soto Daging
Untuk pilihan menu pertama adalah soto daging. Menu ini sudah plus nasi, ya. Untuk penambahnya ada acar timun dan wortel dan juga sambal cabe yang disajikan terpisah, jadinya bisa dituang sesuai selera atau tidak sama sekali kalau tidak suka pedas.
Kuah soto daging di Nuansa Rasa ini menggunakan kuah ala Soto Betawi dengan santannya yang khas sehingga memberi rasa yang creamy dan gurih dari santan tersebut.
Untuk harga Soto Daging plus nasi di Nuansa Rasa ini dibandrol dengan harga Rp. 40.000
2. Sop Campur
Kalau istri memilih sop campur untuk makanan beratnya. Yang dimaksud campur di sini adalah isinya yang terdiri dari daging, kikil, dan ayam. Untuk sayurnya ada potongan wartel dan sedikit tomat saja.
Untuk harga sop ini sama dengan harga soto, yaitu Rp. 40.000. Walaupun isinya tidak terlalu banyak, tapi lumayan mengenyangkan dan rasanya juga enak.
3. Tempe Mendoan
Untuk tambahan, kita memesan tempe mendoan. Harganya Rp. 25.000 dengan isi 5 buah dan bonus cabe rawit.. hehe.
Tampilannya tidak terlalu menggiurkan, tetapi pas digigit rasanya ternyata enak. Bumbu-bumbu rempahnya terasa, ditambah dengan cabe rawit (orang Sunda bilangnya cengek) rasanya tambah maknyuus.
4. Teh Lemon
Untuk minuman, istri pilih teh lemon. Ia pilih yang hangat dan tanpa gula. Kenapa pilih hangat? karena kita makan pas lagi gerimis-gerimisnya, jadi cocok untuk menghangatkan badan. Kalau tanpa gula? Istri memang sedang mengurangi konsumsi gula atas saran dokter untuk menjaga kesehatannya.
5. Teh Leci
Kalau teh leci ini pilihan saya. Rasanya manis, segar, dengan dua buah leci besar di dalam gelasnya. Saya juga pilih teh leci hangat, tapi tetap diberi gula walaupun minta tidak terlalu banyak.
Alamat dan Jam Operasional Restoran Nuansa Rasa
Untuk seluruh makanan yang kita pesan, tagihan yang kita bayar di kisaran Rp. 150.000. Cukup reasonable dengan rasa enak dari setiap menu yang disajikan.
Tempatnya juga cukup nyaman dan ada dua lantai. Waktu itu kita memilih di lantai pertama sih dan belum tahu juga kondisi spesisfik untuk yang di lantai 2.
Waktu kita datang restoran Nuansa Rasa ini sedang tak ada pengunjung. Jadinya hanya kita berdua saja. Padahal waktu itu malam minggu.
Restoran Nuansa Rasa ini buka setiap hari mulai jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Untuk teman-teman yang mau mencoba menu-menu restoran enak di Sukabumi ala Nuansa Rasa bisa datang ke alamatnya di:
Jalan. Bhayangkara No.116, Sriwidari, Kecamatan. Gunungpuyuh, Kota Sukabumi









Waktu baca amis lada hasem tadi aku pikir bau amis karena daging atau ikan gitu kak tapi ternyata manis yaa artinya hehehe makanya td mikir kok bisa amis kenapa hehe...
BalasHapusWahhh serunya menghabiskan malam dengan beberapa plan tak terduga tapi serunya memang disitu yaa...saya sendiri kadang juga sudah merencanakan mau ke ABC eee pas hari H berubah semua karena keinginannya dah lain lagi hehe...
Untuk restorannya cukup menarik bersih rapi dan ternyata masakannya juga enak2 semua yaaa
Ini sih pacaran ya Mas Yonal hahaha. Habis beli keperluan ATK, lanjut nonton film Pangku. Ditutup manis dengan makan berdua di restoran Nuansa Rasa. Apalagi pas malam Minggu hehehhe.
BalasHapusMenu yang dipilih juga sangat pas sekali ya Mas. Hidangan berkuah terus ditambah dengan tempe mendoan. Ehm.. Maknyus. Semoga setelah Mas Yonal mereview restoran nuansa rasa Ini, makin banyak pengunjung yang datang ke sana.
Sotonya mirip Betawi ya kak. Kyk ada santan kental bgt. Itu ada susunya ga sih? Kok kyk creamy gt.
BalasHapusYg tempe mendoan emg ga meyakinkan tampilannya. Ternyata kita tertipu sodara. Untungnya rasa ga pernah boong meski tampilannya berantakan. Wkek
Aku belum nonton nih film Pangku, rame tersiar film garapan si bintang yang selalu berhasil dalam perannya itu bagus banget.
BalasHapusDan kalau soto, aku juga sukanya yang campur. Pada dasarnya suka daging, tapi kadang labil pengen rasa semuanya, jadi gitu deh semua aja hehehe.
Makan soto daging dengan tempe mendoan terus kolaborasi sama nasi, jadi dah nampol banget rasanya hehe.
BalasHapusBtw, daku belum nonton film Pangku, kak.
Keknya nunggu pindah layar ke tivi hehe, ngarep banget dah.
Kok semuanya menggugah selera ya kak, apalagi baca ini tuh pas di area rumah lagi hujan. Mana ada tempe mendoan lagi.. Wkwkw..
BalasHapusHarga 25rb untuk isi 5 tempe mendoan tuh udah termasuk murah lho. Di area rumahku tuh harganya 30rb isi 5 cuma ada lombok dan tentu saja petis cocolannya. Dan mendoan ini paling niat di makan pas lapar dan hari hujan. 😁😁
Kalau aku pasti akan milih sotonya juga krn pake santan 😄😄😍. dari dulu selalu lebih suka soto yg bersantan gitu.
BalasHapusTempe mendoan biasanya memang ga menggiurkan, tp enaaaaak. Ini cemilan favoritku juga mas 😍😍
duh soto betawi atuh ya itu teh, duh kebyng di bandung musim hujan gini makan sotto betawi atauu soto daging kuwah creamy tambah cabe raawitt pllus mendoang , nikmatt mana yang enngkau dustkan, masya Allahh teh
BalasHapusSeru banget kencannya. Habis nonton terus makan bareng ditemani gerimis. Soto, sop dan minuman hangat adalah perpaduan yang pas dengan cuacanya. Saya belum pernah nih makan sop campur daging, kikil, ayam kayanya gini. Kok kaya menarik ya.
BalasHapusSalfok sama meja biliard, berarti bisa dimainkan sama pengunjung yang makan ya? Apa emang daerahnya sepi ya mas, makanya malam minggu pun cuma berdua? Atau tempatnya emang baru buka? hehe. Jadi penasaran karena di kalimat terakhir nyebutin tempatnya cukup sepi padahal di malam minggu.
BalasHapusTapi baca malam mingguan berdua gini jadi terasa hangat dan seneng loh, ihihi. Kebayang perjalanan yang gak terduga bisa bisa malah jadi kenangan yang tak terlupa. Dari iseng nonton Pangku sampai makan malam berdua gini. Kedengerannya dan kelihatannya romantis banget, hehe.
Semoga tiap rupiah yang dikeluarkan oleh suami untuk menyenangkan hati istrinya dibalas dengan rezeki yang jauh lebih besar. Senang lho baca postingan ini. Alhamdulillah bisa dating berdua dengan istri tercinta. Menikmati soto, SOP, dan teh. Malah penasaran teh lecinya.
BalasHapusHarga juga masih reasonable apalagi restonya bagus dan bersih.
Bisa aja nih istrinya mas Yonal ngasih kode buat nonton hihi. Menu-menunya memang menggiurkan ya apalagi kalau malam itu juga lebih enak makan yang berkuah biar perut hangat
BalasHapusGimana habis nonton film Pangku? Bagus kah ceritanya? Saya waktu kecil pernah ke Sukabumi, tapi setelah sekian lama belum pernah ke sana lagi. Nama restonya bagus, Nuansa Rasa. Paling suka soto dagingnya, kayanya enak. Berkuah, kaya rempah dan gurih
BalasHapusAduuh kabita eung.....😂, saya belum pernah kesini kang.....kabitaaa sama sotonyaa aduuuh....meni kuled santan yaa pasti gurih ini maah. Cuzz ah auto masukkin list destinasi kunjungan selanjutnya.
BalasHapusSetuju pisan, area jalan Bhayangkara itu banyak tempat kuliner dan vibe nya nyaman. Jadi kangen euy sama rasa pangsit lekoh nya. Kebayang, lezat pisan.
BalasHapusTernyata jadinya nonton dulu, habis itu lanjut kulineran. Wih ini sih ngedate pisan vibesnya. Menarik ya menu-menu di Restoran Nuansa Rasa. Apalagi harganya juga bersahabat. Jadi bikin perut kenyang, hati senang dan dompet aman.
Kami sering ke Sukabumi nih mau ah cobain makanan di Nuansa Rasa ini sepertinya enak deh sop daging dan mendoannya, restonya pun bersih.. suami siaga nih dikodein nonton langsung berangkat hehe..
BalasHapusPaling naksir sama tempe mendoan euuii..
BalasHapusAkutu dimanapun kalo ada tempe langsung berbinar.. huhuhu..
temennya soto betawi yang anget dan rasanya guriih.. sadaapp piisaaan..
Alhamdulillah, jadi qtime ama pasangan banget yaah..
Barakallahu fiik~
Wah, baca tulisan ini langsung bikin aku laparrrrrr... tapi bukan cuma lapar karena makanannya kelihatannya yummy, tapi juga karena jadi ngikut feel berasa di restoran-restoran Sukabumi huhuu...
BalasHapusAduh makan soto deh kudu hari ini
Cie cie cie yang ngedate ma istri, jangankan nonton ma beli sepatu ya pak, ke ujung dunia pun dijalanin yuk la. Btw penasaran dengan rasa sop campur, namanya unik, biasanya kan sop buntut atau iga, tapi ini kikil ya yang jadi campuran. Apa mirip rasanya dengan sop iga?
BalasHapusJalan Bhayangkara ini berarti di pusat kota Sukabumi dan udah terkenal dengan banyak dagangan kuliner ya mas? Catet dulu nih, kalau ke Sukabumi bisa main ke sana.
BalasHapusWah wah malam minggu tanggal tua kah, kok restonya sepi pengunjung? Apa mungkin baru bukaan?
Duh jadi kepengen makan soto daging juga deh. Soto dagingnya bersantan mirip soto orang Betawi yaa.
Sop campurnya menarik juga lhooo, ada kikilnya. Biasanya saya suka nemu kikil gini di gulai soalnya hehe.