Seedbacklink
BloggerHub

Ziarah dan Belajar tentang Sejarah dan Keutamaan Masjid Quba di Madinah

Keutamaan Masjid Quba di Madinah

Alhamdulillah bersyukur sekali diberi kesempatan untuk ziarah dan belajar tentang sejarah dan keutamaan Masjid Quba saat menjalankan Umroh setelah idul fitri tahun ini. Kegiatan ini adalah salah satu waktu di antara sekian kebahagiaan dalam rangkaian ibadah umroh di mana travel umroh menyiapkan itinerary untuk ziarah ke Masjid Quba dan masjid-masjid bersejarah di Madinah lainnya.

Sejarah Masjid Quba

Saat di bus dalam pemberangkatan kita dari hotel menuju lokasi Masjid Quba, tour leader memandu perjalanan dan menjelaskan beberapa hal yang berelasi dengan Masjid Quba, termasuk sejarah Masjid Quba. Dari informasi yang dijelaskan tour leader, kita mendapat penjelasan bahwa Masjid Quba ini adalah masjid pertama yang dibangun Nabi saat hijrah dari Mekah ke Madinah. Otomatis pembangunan masjid ini pastinya pada tahun 1 hijriyah atau 622 masehi jika melihat sejarah hijrahnya Nabi dari Mekah ke Madinah.

Sejarah Masjid Quba di Madinah

Masyarakat Madinah dari dulu terkenal sangat open minded, bahkan ketika Nabi datang ke Madinah karena intimidasi masyarakat Mekah yang mengancam nyawanya, masyarakat Madinah menerima Nabi dengan tangan terbuka. Begitu pun ketika Nabi berencana membangun masjid pertama kalinya di daerah Quba ini, masyarakat di sana tidak mempermasalahkannya sama sekali.

Dalam pembangunan Masjid Quba ini Nabi meletakan batu pertama pembangunan. Atas dasar ketaqwaan pada Allah masjid ini dibangun beberapa waktu kemudian.

Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.

Demikian Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat At-taubah ayat 108 yang menyebut bahwa Masjid Quba didirikan atas dasar ketaqwaan dan menjadi tempat yang baik untuk orang-orang yang ingin membersihkan diri.

sejarah pembangunan masjid quba madinah

Masjid ini disebut dengan Masjid Quba karena memang lokasinya di daerah Quba, sebuah kota di pinggiran Madinah. Lokasinya lebih kurang 5 KM dari Masjid Nabawi ke sebelah tenggara. 

Sampai saat ini Masjid Quba telah direnovasi beberapa kali sehingga nampak tampilannya lebih modern. Masjid ini berdiri megah dengan 4 menara dan 56 qubah dengan dominasi putih yang memberi kesan adem.

Keutamaan Masjid Quba

Selain tentang sejarah Masjid Quba, tour leader kita juga menjelaskan tentang keutamaan Masjid Quba. Keutamaan Masjid Quba yang dijelaskan berdasar pada Hadist Nabi:

Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba, lalu dia mendirikan shalat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah. (HR. Tirmidzi & Ibnu Majah)

Oleh karenanya sebelum berangkat ke Masjid Quba kita diminta untuk berwudhu terlebih dahulu di hotel dan menjaganya agar tidak batal sampai ke Masjid Quba. Sesampainya di Masjid Quba kita dianjurkan langsung mendirikan minimal 2 rakaat salat sunat.

keistimewaan dan Keutamaan Masjid Quba

Terkait jenis salat sunatnya, itu terserah kita melaksanakannya. Karena kemarin kita datang di pagi hari sekitar jam 8-an, maka salat sunat yang dilakukan adalah 2 rakaat salat sunat tahiyatul masjid dan beberapa rakaat salat sunat dhuha.

Kesan Mengunjungi Masjid Quba

Qodarullah saat Ramadan kemarin diberi amanah untuk mengajar sejarah Nabi dengan rujukan buku Khulasoh Nurul Yaqin fi Sirah Sayyid Al-Mursalin, sebuah buku ringkasan perjalanan hidup Nabi dari lahir sampai beliau menutup usia. Hikmahnya, ketika melaksanakan umroh setelah Idul Fitri, gambaran perjalanan hidup dan dakwah Nabi jadi tergambar lebih jelas dari situs-situs bersejarah yang kita kunjungi, termasuk ketika ziarah ke Masjid Quba.

Diperkuat dari penjelasan tour leader, semakin terasa saja bahwa perjalanan dakwah Nabi sampai Islam dapat kita terima saat ini tidaklah mudah. Nabi mempertaruhkan hidup di jalan Allah di kota Mekah yang penuh perjuangan dan di Madinah yang disambut dengan pertolongan. Dinamikanya sungguh luar biasa.

Masjid Quba adalah bukti perjalanan hijrah Nabi dalam bertahan dan juga memperluas dakwah Islam. Di sisi lain, pendirian Masjid Quba juga menggambarkan masyarakat kota Madinah yang sangat damai, penolong dan terbuka. Itu bisa dirasakan sampai sekarang. Vibe kota Mekah dan Madinah memang seberbeda itu.

keistimewaan masjid quba di Madinah

Ketika memasuki kawasan Masjid Quba, kita diberi suguhan taman-taman yang tertata indah. Dari kejauhan sudah terlihat Masjid Quba berdiri gagah dengan dominasi warna putih yang memberi kesan adem di tengah cuaca panas Arab Saudi. Di sisi lainnya ada juga payung-payung besar berjejer rapi, konsepnya mirip dengan payung yang ada di pelataran Masjid Nabawi, tapi yang di Masjid Quba dalam versi yang lebih kecil.

Masjid Quba di Madinah

Dari tempat parkir kendaraan sampai masuk pelataran Masjid Quba ini lumayan berjarak juga, apalagi dengan panasnya tanah Arab membuat kita harus dalam keadaan fit ketika ziarah ke sini. Tapi kalau dirasa tak kuat untuk berjalan, tenang saja, ada mobil golf yang disediakan pengelola masjid untuk para pengunjung lansia atau yang tak kuat berjalan.

Sebelum masuk masjid, sandal dan sepatu kita lepas. Ada beberapa rak di samping masjid untuk menyimpan sendal atau sepatu yang dijaga oleh beberapa petugas masjid. Pun dengan tas, petugas meminta untuk tak membawanya ke dalam masjid. Ada rak khusus penitipan tas, tak jauh dari rak penitipan sendal atau sepatu.

desain arsitektur masjid quba

Ketika memasuki bagian dalam Masjid Quba, kita semakin dimanjakan dengan pemandangan indah dari desain arsitektur Islam perpaduan modern dan klasik. Namun dengan tampilan hasil beberapa kali renovasi di Masjid Quba ini alhamdulillah nya beberapa spot tetap dijaga dan ditandai sebagai area Masjid Quba bangunan awal, seperti adanya penanda khusus dengan ciri khas bercak hitam yang dipercayai tempat Nabi dulu melaksanakan kunjungan di Masjid Quba dan beribadah di dalamnya.

umroh syawal

Tak henti-hentinya bersyukur pada Allah karena diberi waktu dan kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh dan juga berziarah ke masjid-masjid bersejarah, baik yang ada di Mekah maupun di Madinah, seperti ziarah ke Masjid Abdullah Ibnu Abbas di Thaif, Mekah yang sudah diulas pada tulisan sebelumnya. InsyaAllah di tulisan-tulisan selanjutnya secara berkala mudah-mudahan bisa berbagi dengan teman-teman tentang tempat-tempat bersejarah lainnya di tanah suci Mekah dan Madinah. Semoga bermanfaat, ya. Aamiin.

Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke laman lisenzia.com. Semoga bermanfaat, ya