Bulan Juni telah tiba, libur sekolah pun menghampiri. Waktunya memanfaatkan waktu secara maksimal bersama anak-anak agar libur sebulan ini menjadi lebih bermakna.
Banyak agenda yang bisa kita susun bersama keluarga. Salah satunya mengunjungi tempat-tempat wisata ramah anak agar mereka benar-benar bisa menikmati masa liburan, namun tetap ada selipan pembelajaran di dalamnya.
Salah satu pengalaman keluarga kami mengunjungi tempat wisata ramah anak di Sukabumi adalah saat datang ke Oasis yang ada di daerah Selabintana. Oasis sendiri adalah destinasi wisata alam dengan mengusung konsep nuansa Eropa di dalamnya.
Saya dan keluarga datang ke Oasis diajak oleh keluarga adik. Ini salah satu yang disyukuri dalam relative sibling di keluarga, adik sering punya ide dan ngajak jalan bareng ke tempat-tempat wisata untuk family date. Jadi terasa kompak persaudaraannya dan kehangatan keluarga semakin terasa kita kita menghabiskan waktu bersama-sama.
Wisata Alam Oasis Selabintana Sukabumi
Daerah Selabintana merupakan salah satu daerah wisata yang sudah familiar di masyarakat Sukabumi. Di daerah ini banyak pilihan yang bisa kita kunjungi mulai dari wisata alam, wisata kuliner dan juga ditunjang dengan banyaknya penginapan yang tersebar sepanjang jalan Selabintana.
Dulu yang paling terkenal di daerah Selabintana ini adalah kawasan Selabintana Resort dan Hotel milik keluarga publik figur Shanty yang dikenal sebagai penyanyi dan juga VJ MTV pada masanya. Kini seiring perjalanan waktu, tempat wisata di Selabintana makin menjamur, sehingga masyarakat memiliki beberapa alternatif.
Oasis adalah salah satu tempat wisata yang bisa kita pilih di Selabintana Sukabumi. Oasis sendiri baru dibangun di tahun 2023 oleh pengusaha Alex Gumilar. Walaupun terbilang pendatang baru, Oasis termasuk tempat wisata yang banyak didatangi masyarakat karena fasilitasnya lumayan lengkap, konsep unik dan harga tiket masuk yang terjangkau.
Jam Operasional dan Tiket Masuk ke Oasis Selabintana
Wisata alam Oasis buka setiap hari, namun jam operasionalnya ada dua. Pertama untuk hari Senin sampai dengan Kamis bukanya mulai dari jam 9 pagi sampai jam 6 sore, sedangkan untuk Jumat sampai Ahad buka mulai dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam. Kita sendiri kemarin datangnya pas udah salat dzuhur, menjelang sore.
Untuk harga tiket masuknya sendiri 25K, sudah termasuk untuk naik perahu angsa dan juga akses ke water park-nya. Cukup terjangkau, ya.
Fasilitas-fasilitas di Oasis Selabintana
Wisata alam Oasis tak terlalu luas namun fasilitas-fasilitas di dalamnya cukup lengkap dan menarik perhatian anak-anak ketika masuk kedalamnya.
Waterpark
Ketika sudah membayar tiket dan kita dipersilahkan masuk oleh petugas di Oasis, anak-anak langsung menanyakan di mana posisi waterpark. Mereka sudah tak sabar ingin berenang dan bermain air rupanya. Jadinya waterpark ini adalah fasilitas pertama yang kita datangi untuk menunaikan hajat anak-anak.
Kolam renangnya sendiri ada beberapa jenis. Ada untuk anak-anak dan juga dewasa. Di beberapa waktu tertentu ada gelembung busa di bagian kolam ana-anak yang membuat mereka semakin betah lama-lama di sini.
Selabintana yang dingin tak membuat anak-anak mundur dari kolam renang. Mereka hanya rehat sejenak untuk minta dibuatkan pop mie yang memang sudah kita bawa sebelum masuk ke Oasis. Tinggal tuang air panas dan tunggu tak lebih dari 4 menit.
Setelah mengisi perut dan menghangatkan badan dengan mie cup, mereka kembali bermain air.
Mini Zoo
Lama-lama anak-anak puas juga main di Waterpark Oasis. Mereka kita giring ke tempat bilas dan berganti baju untuk menjelajah ke fasilitas lainnya di Oasis.
Keluar dari water park, kita lanjut ke bagian utara. Di sana ada mini zoo dengan ragam binatang yang cukup menarik perhatian anak-anak.
Nilai plusnya di setiap kandang hewan di mini zoo ini dilengkapi dengan papan informasi sehingga anak-anak yang bertanya tentang hewan yang dilihatnya bisa kita jawab dengan membaca informasi di papan tersebut.
Mushola
Sebelum menjelajah ke arena lainnya kita melipir dulu ke mushola untuk melaksanakan salat ashar, terlebih hujan rintik mulai turun sehingga kita sekalian berteduh juga.
Mushola di tempat wisata Oasis tidak terlalu luas, tetapi cukup nyaman dengan tempat salat yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Tempat salatnya memiliki sajadah yang tebal dan tempat mengambil air wudhu nya pun bersih sehingga salat di sana benar-benar nyaman.
Cottage
Alhamdulillah hujan tak lama, hanya rintik-rintik air yang menyapa. Kita bersiap melanjutkan eksplorasi wahana-wahana lainnya di Oasis. Rencananya anak-anak mau sewa sepeda untuk mengelilingi kawasan Oasis ini.
Sebelum kita ke tempat penyewaan sepeda, kita lihat ada tempat penginapan tematik di dekat mushola. Tentu kita tidak menginap karena sebagai warlok Sukabumi yang rumahnya tak jauh dari Oasis. Tapi penampakan cottage di Oasis ini memang menarik perhatian untuk kita abadikan di kamera karena penginapan ini memiliki nuansa Eropa dengan warna-warni yang cerah di bagian eksterior.
Ini cocok buat teman-teman di luar Sukabumi yang ingin menikmati wisata alam Oasis sembari stay cation di cottage-nya.
Penyewaan Sepeda dan atau Menunggang Kuda
Cottage hanya kita ambil gambarnya saja dan kita lewati, lanjut ke tempat penyewaan sepeda. Tapi ketika sampai ke lokasi penyewaan, ternyata di sana da pilihan, mau sewa sepeda atau menunggang kuda. Anak-anak jadi galau mau milih mana, tapi akhirnya mereka putuskan untuk tetap pilih sepeda.
Kita sih sebagai orang tua ok-ok saja, karena keduanya adalah kegiatan yang positif. Tapi di sini mereka diberi waktu untuk belajar membuat keputusan dan kita jelas senang dengan sikap mereka yang akhirnya memilih menyewa sepeda karena keinginan mereka sendiri.
Untuk menyewa sepeda ini harganya cukup terjangkau, hanya 10K untuk setiap jamnya. Untuk-anak pun sepertinya cukup puas mengitari area Oasis yang memang tidak terlalu luas sehingga dengan bersepeda santai pun bisa terjangkau seluruh areanya.
Spot Cowboy yang Instagramable
Ketika anak-anak sedang asyik-asyiknya mengayuh sepeda, kita sebagai orang tua tetap memperhatikan dan mengawasi. Nah, di antara momen-momen mereka mengayuh sepeda ini terlihat anak-anak melewati spot yang instagrambale dengan nuansa cowboy.
Jadinya kita ikuti mereka yang sedang bermain sepeda ke spot cowboy ini dan mengmbil beberapa dokumentasi. Terlihat beberapa pengunjung lain pun melakukan hal yang sama, berpose di beberapa titik dan mengabadikannya dengan kamera.
Spot cowboy ini adalah wahana terakhir yang kita jelajah karena waktu sepertinya terus beranjak sore dan Oasis akan segera tutup. Walau belum semuanya kita bisa jelajahi, tapi alhamdulillah cukup puas juga datang ke Oasis ini.
Kesan Mengunjungi Wisata Alam Oasis
Dengan harga yang terjangkau dan fasilitas-fasilitas yang cukup lengkap kita sih puas ketika datang ke wisata alam Oasis ini. Mungkin kalau datangnya lebih pagi akan lebih banyak menghabiskan waktu di sana dan akan lebih banyak pula wahana yang bisa kita coba.
Sayangnya waktu telah menjelang sore dan Oasis akan tutup di jam 6, jadinya kita memutuskan untuk pulang. Tapi jelas kita pulang dengan sumringah, terlihat dengan antusias anak-anak menceritakan ulang keseruan mereka di Oasis selama perjalanan pulang di mobil.
Alhamdulillah kalau anak-anak senang kita pun sebagai orang tua merasakan hal yang sama. Mudah-mudahan ini menjadi memori core yang berkesan bagi mereka ketika dewasa kelak dan mereka pun nantinya bisa melakukan hal yang sama dengan keluarganya. Aamiin.





Posting Komentar