Seedbacklink
BloggerHub

Jalan-jalan Sore ke Puncak Pas Cinumpang Kadudampit

Puncak Pas Cinumpang Kadudampit

Setelah sebelumnya jalan-jalan sama istri yang tak tuntas di daerah Kadudampit Sukabumi dan berakhir mampir di Rumah Makan Jemo Lintang, akhirnya istri menagih kembali untuk jalan-jalan menikmati senja di area yang berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango ini.

Tujuan kita sekarang menjelajah jalan lingkar utara Sukabumi yang proyeknya baru selesai dan banyak menyedot perhatian warga untuk mengunjunginya. Kenapa warga antusis ke sini? Ini karena rute jalan lingkar utara ini dulunya adalah pegunungan yang dibuka menjadi jalan penghubung daerah Kadudampit dan Selabintana Sukabumi, jadinya sepanjang jalan ini di kanan kirinya masih sangat asri dengan suasana yang bikin kita adem karena banyak berderet pepohonan yang rindang.

Banyak spot yang bisa kita nikmati di sepanjang jalan lingkar utara Sukabumi ini, salah satunya adalah Puncak Pas Cinumpang yang kemarin kita datangi. Sungguh pengalaman rehat yang damai. Walau hanya sebentar, tetapi diam menikmati dinginnya udara khas Kadudampit dengan pemandangan alam di sore hari sungguh momen yang patut disyukuri, apalagi dinikmati dengan orang yang kita sayangi.

Pesona Jalan Lingkar Utara Sukabumi

Salah satu PR besar di Sukabumi adalah macet yang luar biasa di beberapa titik seperti Cibadak, Parungkuda dan Cicurug. Kondisi ini berimbas pada banyak hal, termasuk para wisatawan luar yang ogah datang ke Sukabumi karena akses yang kurang bersahabat ini.

Beruntung pemerintah peka dan membuka beberapa rute baru untuk mengurai kemacetan. Pertama, dioperasikannya kembali kereta Sukabumi-Bogor adalah langkah yang ciamik, kemudian pembukaan jalan lingkar selatan Sukabumi yang menuju Bandung dan juga pembangunan Tol Bocimi yang terus dikerjakan sampai saat ini.

Jalan Lingkar Utara Sukabumi

Daerah Kadudampit juga termasuk area yang diperhatikan untuk masalah jalan ini karena memang Kadudampit termasuk salah satu daerah wisata yang diunggulkan. Maka dibangunlah jalan lingkar utara Sukabumi yang menghubungkan daerah wisata Kadudampit dengan daerah wisata Selabintana.

Jalan lingkar utara Sukabumi direncanakan dibangun sepanjang 25 KM. Kini sudah setengah proyek ini berjalan dan sudah sampai pada titik area Lebak Siuh.

Belum selesai sampai Selabintana pun rute jalan ini sudah banyak menyedot perhatian warga karena memang pas kemarin kita ke sana pun jalan yang kita lewati memang sungguh menawan. Pantas saja jalan ini selalu ramai di sore hari atau di akhir pekan untuk dijadikan tempat beristirahat sejenak sembari menikmati keindahan alamnya.

Puncak Pas Cinumpang Kadudampit  yang Bikin Adem

Selepas salat ashar saya dan istri sudah bersiap untuk jalan-jalan sore. Hari itu tujuan kita mau menjelajah jalan lingkar utara Sukabumi.

Tak lupa kita pakai jaket, karena sekarang pulau Jawa kayanya lagi seragaman, kalau siang panas luar biasa, tapi sore sampai subuh dinginnya tak kalah juga.

Melewati Jembatan eMHa yang Viral

jembatan MH Cinumpang Kadudampit

Di area Kadudampit dekat Kantor Kecamatan, jalan terbelah dua. Ke sebelah kiri menuju area wisata Situ Gunung dan ke sebelah kanan menuju Bumi Perkemahan Cinumpang dan jalan lingkar utara. Kita tentu saja belok ke kiri untuk menuju Puncak Pas Cinumpang.

Baru berbelok kita disambut dengan para penjaja makanan di bahu jalan yang cukup banyak. Jalan ini di sore hari memang banyak dikunjungi warga sehingga hadir pula lah penjual jajanan-jajanan di kanan kiri jalan.

Lanjut kendaraan kita melaju lurus. Kemudian kita disambut dengan Jembatan eMHa yang viral di Sukabumi.

Jembatan ini yang menjadi titik awal pembangunan jalan lingkar utara. Posisinya berada tepat di atas Bumi Perkemahan Cinumpang. Di area jembatan ini pun cukup banyak para penjual makanan kalau di akhir pekan, karena banyak pula warga yang menikmati keindahan area perkemahan Cinumpang dari atas jembatan ini.

Jalan Mulus Menuju Pas Puncak Cinumpang

Kita tidak berhenti di area Jembatan eMHa, tetapi terus menyusuri jalan aspal baru yang masih mulus sepanjang jalan lingkar utara ini.

Jalannya cukup berkelok, naik dan juga turunan di beberapa titik. Teman-teman kalau mau mencoba jalan ini pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama bagian rem. Jangan tergoda karena jalanan lenggang dan mulus, tetap utamakan keselamatan dengan berhati-hati. Alih-alih ngebut, mending jalan santai sambil menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan.

Beruntung kita bawa jaket, karena dinginnya mulai terasa menusuk sampai ke dalam tulang. Untungnya lagi tujuan kita sebentar lagi sampai sehingga bisa beristirahat, menarik napas, dan menikmati suasana damai di Puncak Pas Cinumpang.

Dua Porsi Indomie dan Bakwan Hangat yang Menemani

jalan jalur lingkar utara sukabumi

Kita parkirkan kendaraan di bahu jalan. Di sana ada bapak-bapak sepuh yang membantu memberi aba-aba untuk memposisikannya. 

Terlihat sudah lumayan banyak mobil dan motor yang terparkir, pertanda banyak orang memilih Puncak Pas Cinumpang untuk menghabiskan sore harinya. Tak salah memang karena di spot ini keindahan alam Kadudampit bisa kita nikmati dengan tenang.

Untuk menemani kebersamaan kita, istri memesan dua mangkuk mie rebus dan juga gorengan favorit bakwan alias bala-bala dalam Bahasa Sunda. Walau makanannya just so so, tetapi serasa pas sekali menemani suasana dingin Kadudampit dengan Indomie dan bakwan panas, tak lupa cabe rawitnya biar tambah menyala 💥

Menikmati Puncak Pas Cinumpang dengan Obrolan Tak Penting tetapi Penting

Menikmati Puncak Pas Cinumpang

Menikmati couple time bersama istri sambil menikmati suasana alam yang eksostis di area bawah kaki Gunung Gede ditemani indomie dan bakwan dalam obrolan santai itu terasa priceless. Memang benar adanya, obrolan santai tak penting dengan pasangan itu penting dilakukan untuk menjaga api cinta tetap membara 😍

Walau tak lama, karena senja sudah memberi tanda jingga di ufuk barat, bersyukur sekali rasanya bisa menikmati momen-momen dengan orang yang berharga dalam hidup kita dengan didukung suasana alam yang damai mempesona dari atas Puncak Pas Cinumpang Kadudampit. Alhamdulillah 'alaa ni'matillah.

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke laman lisenzia.com. Semoga bermanfaat.