Di bulan April kemarin alhamdulillah bisa menapakan kaki di Qatar, salah satu negara indah di kawasan teluk yang mempunyai keunikan tersendiri, sehingga layak jadi rekomendasi salah satu negara untuk dikunjungi oleh para traveler.
Selain keindahannya, Qatar dikenal juga dengan predikat salah satu negara yang aman dan minim kriminalitas. Perekonomian di negara ini juga tampak pesat, karena didukung oleh sumber daya alam berupa cadangan gas dan minyak bumi yang melimpah. Tak heran kalau Qatar tercatat sebagai negara dengan pendapatan tinggi per kapita.
5 Wisata Doha, Qatar yang Sayang untuk Dilewatkan
Qatar beribu kota Doha. Sebuah kota modern yang menjadi pusat perekonomian Qatar dengan didukung banyak tempat wisata dan juga pusat budaya yang menarik perhatian para pelancong.
Modernitas Doha saya rasakan sendiri ketika mendarat di Bandar Udara Internasional Hamad setelah 8 jam penerbangan dengan Qatar Airways dari Jakarta. Belum hilang rasa kagum dengan maskapai kelas dunia kebanggaan Qatar ini, kita langsung disambut dengan penampakan bandar udara mereka yang tak kalah modern dan futuristik.
Di Bandara kita dijemput oleh shuttle bus menuju Gloria Hotel and Suite Doha. Jaraknya berkisar 10-15 menit dari bandara dengan perjalanan yang nyaman. No macet-macet.
Proses check in hotel pun lancar dan dengan waktu yang relatif singkat kita sudah bisa menempati kamar masing-masing dengan segera untuk beristirahat.
Sore harinya kita ditawari paket wisata untuk berkeliling Doha dengan menggunakan bus hotel. Kalau tidak salah waktu itu harganya $25 atau 400-450 ribu jika dirupiahkan.
1. Old Doha Port
Destinasi pertama yang dituju adalah Old Doha Port. Perjalanan dari hotel ke titik pertama ini hanya sekitar 10 menitan saja karena jalan rayanya yang super lancar.
Old Doha Port ini menjadi salah satu destinasi wisata setelah direnovasi besar-besaran ketika menjelang Piala Dunia di Qatar pada tahun 2022. Pembangunannya benar-benar diperhatikan seestetik mungkin dengan gedung-gedung yang diberi warna-warni pastel yang sepadan.
Pemandangan sore hari di sini indah sekali. Cocok untuk duduk-duduk santai bersama orang terkasih sambil menikmati senja dengan matahari terbenamnya.
2. Fish Market - Chabrat Al-Mina
Masih di kawasan Old Doha Port, di sana ada Fish Market atau pasar ikan. Tapi ini bukan sembarang pasar ikan, karena look-nya memang tampak modern. Di sini kita bisa membeli ragam ikan laut segar dan dimasak langsung di restoran yang berada tepat di samping bangunan Fish Market.
Fish Market ini terletak di Distrik Mina, Doha. Bangunannya sering disebut sebagai pasar ikan terindah dan mewah di dunia. Kenapa? Karena memang dari luar saja bisa kita lihat tak seperti pasar ikan sama sekali. Ini lebih seperti galeri seni atau bahkan seperti lobi hotel sih.
Masuk ke dalam Fish Market ini kita tidak akan merasakan bau amis dari ikan sama sekali. Ini karena bangunan Fish Market ini menggunakan sistem ventilasi mekanis yang canggih dengan tata ruang yang rapi dan juga bersih. The real pasar ikan yang sangat modern.
3. Stadium 974
Kalau teman-teman penggemar bola dan hafal dengan gelaran World Cup di tahun 2022 yang diselenggarakan di Qatar, nah, ini salah satu lapangan bola yang digunakan dalam Piala Dunia tersebut, namanya Stadium 974 dengan daya tampung 40.000 penonton.
Awalnya stadium ini bernama Ras Abu Aboud. Kemudian untuk menyambut piala dunia di Qatar, stadium ini direnovasi dan berubah nama menjadi Stadium 974. Nama 974 sendiri berdasarkan jumlah kontainer yang digunakan untuk membangun stadium ini. Fun fact lainnya, 974 ini adalah kode telepon Qatar, ya.
Uniknya stadium ini ternyata bisa dibongkar pasang. Karena keunikannya, stadium ini disebut sebagai stadium bongkar pasang pertama dalam sejarah perhelatan piala dunia FIFA. Hebatnya lagi, stadium ini disebut dapat menekan jejak karbon secara signifikan karena mempunyai sistem bongkar pasang, menggunakan bahan daur ulang dan juga mengoptimalkan sirkulasi alami dari angin laut sehingga bisa meminimalisasi pendingan ruangan secara masif.
4. National Museum of Qatar
Museum Nasional Qatar ini bentuknya unik, mirip bunga gurun yang bertumpuk-tumpuk. Katanya museum ini baru dibuka pada tahun 2019 setelah selesai pembangunannya dengan arsitek dari Prancis, Jean Nouvel.
Di tengah museum ini ada istana yang telah dipugar. Dulu nama istananya Sheikh Abdullah bin Jasim Al-Thani, penguasa Qatar di awal tahun 1900-an.
Bangunan museum ini merupakan salah satu landmark arsitektur Doha yang ikonik. Memang unik sih arsitekturnya, karena berbentuk ratusan cakram yang melengkung dan saling terkait satu sama lain. Bentuk desain cakram ini bapat melindungi bagian dalam museum dari sengatan matahari berlebih di siang hari.
5. Museum of Islamic Art
Sore telah beranjak menjadi gelap. Tapi sayang masih ada yang belum dijelajah satu lagi, Museum of Islamic Art. Ternyata spot ini dipilih menjadi yang paling akhir karena memang pencahayaan malam di area museum ini terkenal khas dengan keindahannya.
Dalam museum ini banyak koleksi seni Islam mulai dari abad ke-7 sampai ke-19. Teman-teman kalau ke Doha kudu ke sini sih melihat keindahan bangunan museum yang didesain oleh I.M Pei, seorang arsitektur yang juga membangun Piramid Louvre Paris.
Bangunan indah Museum of Islamic Art ini menurut informasi pemandu terinspirasi dari bangunan air mancur untuk wudhu di Masjid Ahmad Ibnu Thulun di Kairo, Mesir.
Doha bukan Sekedar Tempat Transit
Sebenarnya masih banyak yang bisa dijelajah di sekitar Doha dan nyamannya harus menyiapkan waktu lebih luang untuk bisa leluasa menikmati setiap spot wisata yang ada di sana. Tapi kita memang hanya punya waktu satu hari waktu itu, karena esok harinya kita harus mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan ke Jeddah, Saudi Arabia.
Transit satu hari di Doha merupakan pilihan yang sangat bijak, karena kita bisa beristirahat sejenak dan menikmati sambutan Qatar yang luar biasa mulai dari modernitas bandaranya, hotel terbaik di Doha, sampai menjelajah tempat-tempat wisata di sana. Kalau ditanya, puaskah menjelajah Doha dalam setengah hari? Tentu tidak! Maka, mudah-mudahan suatu saat nanti bisa kembali ke Qatar dan menjelajah tempat-tempat wisata lainnya. Amiin.










Wah, hamdalah.. ternyata ada banyak banget ya wisata yang bisa dikunjungi di Qatar. jujur, saya agak 'ngiri' nih kang, melihat akang sudah bisa berkelana ke belahan dunia lain. Duh, doakan ya saya kelak bisa mengikuti jejak akang juga, mengitari dunia. Gak yang di deket-deket rumah aja.
BalasHapusPenasaran sama stadionnya si, 40 ribu itu itungannya udah megah ya. Makanya sampe bisa dipake buat keperluan piala dunia.
Aku bener² kagum sama pasar ikannya kang.. Sempat mikir, pasar ikan rasa mall mah itu. hihihi... 🤭
BalasHapusKebayang emak² cem saya yang kalau belanja ke sana, bisa² kelamaan lihat² bangunan daripada belanjanya.
Bayanganku Qatar dan negeri gurun tuh panas plus debunya... Pas baca ini kok ya buyar imajinasiku. Cakep bangettt.. 🥹🥹💞
Aku tuh suka banget baca cerita jalan-jalan yang waktunya singkat tapi tetap bisa eksplor beberapa tempat 😍 Setengah hari di Doha ternyata bisa diisi dengan banyak hal ya, dan jujur aku langsung kepikiran, “Kalau aku di sana, pasti bingung mau foto-foto dulu atau kulineran dulu.” 😂 Souq Waqif juga bikin penasaran banget karena kayaknya seru buat jalan santai sambil lihat suasana lokal. Jadi kalau suatu saat punya kesempatan ke Doha, itinerary kayak bisa bisa menjadi referensi :)
BalasHapusMenarik juga ternyata dalam waktu setengah hari sudah bisa mengunjungi beberapa tempat ikonik di Doha. Perpaduan antara Souq Waqif, kawasan modern, museum, dan Corniche membuat perjalanan singkat tetap terasa beragam. Kalau waktunya terbatas, itinerary seperti ini memang cukup membantu karena bisa mendapatkan suasana tradisional sekaligus sisi modern Doha dalam satu perjalanan
BalasHapusBagus yaa pelabuhan di sana estetik. Pasar ikannya juga bersih, sama sekali ga kecium bau amis dari gambarnya hahaha. Museum-museumnya juga menarik buat dikunjungi. Terima kasih sharingnya kak
BalasHapusMembaca tulisan ini jadi ingat saya pernah transit dua kali di Doha, tapi sayangnya belum pernah benar-benar keluar menjelajah kotanya. Selama ini Doha cuma jadi tempat singgah sebelum melanjutkan penerbangan. Ternyata kalau punya waktu beberapa jam saja, cukup banyak tempat yang bisa dikunjungi ya. Saya jadi membayangkan, sepertinya seru juga kalau suatu saat transit lagi di Doha dan sengaja menyisihkan waktu untuk eksplorasi. Selama ini cuma melihat bandara, ternyata kotanya juga punya banyak hal menarik untuk ditawarkan. Terima kasih sudah berbagi itinerary-nya, Kak. Jadi punya referensi kalau nanti ada kesempatan transit di Doha lagi
BalasHapusMantap kak bisa liburan kesana. Dan jahu sekali ini. Ku berharap juga bisa liburan yang jahu ke qatar
BalasHapusJadi mupeng pengen ikutan jalan-jalan ke sana juga, terutama pas lihat bagian Old Doha Port yang warna-warni pastelnya estetik parah buat foto-foto sore. Bener sih, transit sehari kayaknya kurang banget kalau tempatnya sekeren itu. Semoga ketularan rezekinya biar bisa napakin kaki langsung ke Qatar suatu hari nanti. Sehat dan sukses terus buat Kang Regen.
BalasHapusSebagai ibu rumah tangga yang doyan makan ikan, pasti saya mau berlama lama di pasar ikannya itu...
BalasHapusFish Market di Distrik Mina, Doha memang semodern itu ya. Pantas kalau sering disebut sebagai pasar ikan terindah dan mewah di dunia.
Ga tau kalau soal harga nih
Apakah lebih mahal? Atau justru lebih murah?
Negara yang punya duit banyak dan para pejabatnya tidak hobi buka kedai kopi sebagai sarani cuci uang memang beda yaaa penampakan fasilitas-fasilitas umumnya. Pasar ikan saja bisa seestetik itu, stadion bolanya bahkan ibaratcowok green flag, gak kayak cowok-cowok red flag yg suka nongkrong di kedai kopi cuci uang di negaranya Pak Owo 🙊🙊🙊
BalasHapusMemanfaatkan waktu ltransit singkat di Doha memang kelihatannya pilihan yang tepat daripada cuma menunggu di bandara. Poin-poin tips praktis yang dibagikan benar-benar bermanfaat nih buat bahan referensi, terutama soal bagaimana mengatur waktu perjalanan agar tidak ketinggalan penerbangan selanjutnya.
BalasHapusAamiin 😇🙏 semoga next time bisa explore Doha lebih lama bersama keluarga tercinta juga ya.
BalasHapusMuseum Nasional Qatar, Museum of Islamic Art, dan Old Doha Port, ketiga tempat tersebut ternyata emang udah aku masukkan ke bucket list tempat-tempat yang ingin di kunjungi. Baca artikel ini, tentu makin tergambar dan emang worth it yaaa. Banyak yang menarik di sana dan alhamdulilah mereka termasuk negara makmur bahkan penerbangan nya pun nomor 1 di dunia. Masyaallah tabarakallah, rezeki banget bisa merasakan explore langsung.
Masya Allah, pengalaman yang manis banget. Menikmati senja di Old Doha Port pasti rasanya menenangkan banget ya. Semoga kelak bisa ngerasain ngetrip santai dan menjelajahi keindahan Doha juga.
BalasHapus